12 – 14 Agustus 2011 @ Kayamas Residen

Kegiatan tahunan yang wajib diikuti semua Cordisian sebagai salah satu proses formation ini menghadirkan pembicara utama Tony Montante dari Monterey, USA. Ia adalah seorang awam Katolik yang banyak dipakai Tuhan lewat kepekaan dan ketaatannya pada  gerakan Roh Kudus.  Sekitar 20 tahun yang lalu, ia berkenalan dengan beberapa mahasiswa Indonesia di Amerika dan sejak itu ia banyak terlibat dalam kebangunan rohani mahasiswa Indonesia di pantai Barat Amerika Serikat.  Sebelum retret ini, Tony Montante sempat membawakan satu hari rekoleksi untuk para koordinator pelayanan DC, yang mana Roh Kudus berkarya menjamah setiap peserta yang hadir tanpa kecuali. Seminggu kemudian, retret dengan tema Veni Creator Spiritus mengambil tempat di daerah Ciputat, Jakarta. Ada sekitar  71 orang yang bergabung dalam Internal retret ini termasuk para pendamping DC seperti Romo Deshi Ramadhani, SJ, Rm. Yohanes Laka, Pr, dan Pak Nixon Silfanus.

Hari pertama, sesudah makan malam, retret dibuka dengan sebuah session ice breaking berupa games seru yang bertujuan supaya setiap Cordisian (yang terdiri dari 4 angkatan) bisa saling mengenal dengan angkatan lain. Malam pertama ditutup dengan satu session dari Tony Montante tentang obedience atau ketaatan kepada Tuhan.

Hari kedua, acara cukup padat dan sangat memberkati karena Tony Montante banyak membagikan pengalaman jatuh bangun hidupnya dalam mendengar dan mengikuti suara Tuhan. Pengajaran dan pengalaman yang ia sampaikan penuh hikmat dan sungguh menjadi inspirasi serta peneguhan bagi para cordisian untuk membuka dirinya pada gerakan Roh Kudus.  Ada begitu banyak nubuat yang disampaikan Tuhan kepada setiap cordisian melalui beliau. Keletihan dan airmata yang mengalir seharian itu, terhapus oleh gelak tawa melihat kekocakan penampilan teman-teman dalam “talent show” pada malam harinya.

Keesokan harinya, setelah misa penutup, foto bersama dan makan siang, retret ditutup dengan games seru dan pertandingan antar kelompok yang bertujuan untuk saling mempererat sesama Cordisian. Sementara itu Tony dan beberapa panitia tetap melayani sekitar 20an peserta yang masih ingin didoakan. Pada siang hari ini, walaupun retret secara resmi telah berakhir, namun Roh Kudus masih terus berkarya membebaskan, menyembuhkan, dan memulihkan. Satu persatu cordisian yang didoakan dan dilayani secara pribadi oleh Tony mengalami kasih dan kuasa Allah yang begitu nyata. Karunia nubuat dan sabda pengetahuan yang ia sampaikan begitu tajam dan membawa berkat bagi setiap hati yang menerimanya. Ada yang luka-lukanya disembuhkan, ada yang belenggu dosanya dipatahkan, dan tidak sedikit yang mengalami hati serta hidup yang diperbaharui.

Siang itu, sementara di sekitar kolam renang ada sebagian peserta yang mengalami sukacita Allah lewat games dan fellowship, di ruang pertemuan sebagian lagi mengalami sukacita Allah lewat jamahan kuasa Roh Kudus. Tidak heran, bagi sebagian cordisian, ini menjadi sebuah retret yang tidak terlupakan. Setelah retret berakhir, kesaksian demi kesaksian mulai mengalir dengan derasnya. Tuhan memang selalu baik!